Penulis: Ardie Zubir
OKU, SP – Dampak buruk Judi Online (Judol) belakangan makin mengkhawatirkan. Tak hanya bagi masyarakat biasa, Dampak buruk Judol ini bahkan masuk ke semua kalangan, termasuk kepada aparat Kepolisian.
Terbaru, dìduga akibat kecanduan Judi online, seorang Polwan berinisial FN di wilayah Polda Jawa Timur bahkan sampai tega membakar suami sendiri yang juga anggota polisi hingga tewas karena dìduga kesal suaminya kecanduan judol.
Untuk itulah, Polres OKU melalui Seksi Propam Polres OKU melaksanakan operasi penegakan ketertiban dan dìsiplin (Gaktibplin) di lingkungan Mapolres OKU.
Salah satunya terkait Surat Telegram Kapolres OKU tentang Larangan Judi Online bagi personel Polri/ASN Polri. Kegiatan tersebut dìgelar di Halaman Mako Polres OKU usai melaksanakan Apel Pagi, Senin (10/06/2024).
Penegakan ketertiban dan dìsiplin ini dìpimpin langsung oleh Kapolres OKU AKBP Imam Zamroni, S.I.K., M.H., dìdampingi Waka Polres OKU Kompol Yulfikri, S.H., para Kabag, Kasat, Kasi dan Perwira beserta Kasi Propam Polres OKU AKP Hendri Hardi dengan melibatkan personil Sipropam Polres OKU.